Beranda    /    Kabar    /    Kerajinan Wayang Suket

Kabar

Kerajinan Wayang Suket

Oleh: Admin
23 Juni 2017


Di tangan Mbah Gepuk, rumput (suket) dianyam menjadi wayang. Bakat kesenimanan Mbah Gepuk diperoleh dari alam. Gepuk kecil seorang penggembala kerbau, padang rumput adalah dunianya. Saat bocah, warga Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga ini menganyam rumput sembari menggembala. Mbah Gepuk itu petani sekaligus seniman. Sang Maestro Wayang Suket meninggal di tahun 2002.

Darah wayang suket Mbah Gepuk mengalir pada cucu kesayangannya, Bodriyanto. Sejak kecil, Bodri dekat dengan Mbahnya. Dari Mbahnya itulah, Bodri kecil belajar dekat dengan alam, termasuk belajar menganyam wayang. Bodri mengaku tiap menganyam rumput, anak lelakinya mendampingi.

Selain Bodriyanto, ada pemuda Bantarbarang, Ikhsanudin yang sejak kecil mengagumi sosok Mbah Gepuk. Kekaguman Ikhsan membuatnya tekun menganyam rumput. Seniman kampung ini secara otodidak mampu membuat wayang rumput.





Baca juga