Beranda    /    Kabar    /    CLC Dolan Sawah, Pantai, dan Waduk

Kabar

CLC Dolan Sawah, Pantai, dan Waduk

Oleh: Admin
8 Oktober 2017

Sore itu, di halaman SMK Karangganyam, Kebumen , Cahyo Prihantono, salah satu pegiat CLC Purbalingga sedang memberikan materi kepada beberapa peserta tentang teknis pengambilan gambar. Di tempat terpisah, Bowo Leksono, direktur CLC Purbalingga sedang di dalam kelas untuk menyampaikan materi penulisan skenario. Begitupun punggawa CLC Purbalingga lain yang sedang memberikan materi tentang tentang manajemen produksi serta tata gambar. Hari itu sedang diselenggarakan pelatihan Sinema Kedung Meng Desa-Desa 2017 "Dolan Sawah, Pantai dan Waduk"  yang diselenggarakan oleh Komunitas Kedung dan didukung oleh Pusat Pengembangan Film (Pusbangfilm)  Kemendikbud RI, yang diadakan di SMK N Karangganyam, 11 – 13 Agustus 2017.

Tahun ini sendiri merupakan penyelenggaraan kedua dari Sinema Kedung Meng Desa-Desa yang diinisiasi oleh Sinema Kedung. Puput Juang, Direktur program Workshop sekaligus pendiri Sinema Kedung mengatakan bahwa penyelenggaraan ini merupakan respon dari mulai berkembangnya film di wilayah Kebumen yang mulai pesat semenjak tahun 2014. Dimulai dari program Prakerin di Sangkanparan, Cilacap yang menghasilkan film pendek fiksi maupun dokumenter, hal ini menular dengan mulai munculnya ekstrakurikuler sinematografi di SMA/SMK. Puput Juang menganggap bahwa harus ada ruang untuk eksebisi, apresiasi dan diskusi film sehingga para pembuat film yang kebanyakan pelajar bisa diarahkan dan punya ruang berkomunikasi, hal itulah yang membuat dia memutuskan untuk mengadakan program ini.

Tahun ini, program Sinema Kedung Meng Desa-Desa mengundang punggawa CLC Purbalingga untuk mengisi workshop produksi film. Dengan masuknya Sinema Kedung menjadi anggota Jaringan Kerja Film Banyumas tahun ini, menjadikan CLC Purbalingga  berkewajiban untuk melakukan kerja – kerja jaringan, yang salah satunya memberikan pelatihan kepada pembuat film di Kebumen.

‘Semenjak awal terbentuk di 2014, kami coba tekankan pemahaman kerja jaringan (meskipun waktu itu kami belum terpikirkan akhirnya bakal masuk JKFB). Sudah ada Sangkanparan yang menggarap dokumenter, kami mengerjakan pemutarannya, lalu fiksi siapa yang tepat untuk jadi mentor? Ya kami pilih CLC. Karena sejak 2008 saya juga sudah tertarik melihat CLC. Akhirnya di 2017 kami masuk JKFB, langsung berkesempatan membantu pelaksanaan FFP dan setelah itu CLC membantu pelaksanaan program tahunan kami, SKMDD.’ tambah pria asal Gombong ini

Penyelenggaraan kali ini peserta yang mengikuti workshop  berjumlah 15 orang yang berasal dari SMK N 1 Karanggayam, SMK N 1 Gombong, dan SMK N 1 Kebumen, yang ketika workshop dibagi menjadi beberapa bagian, peserta dipersilahkan memilih bagian yang mereka minati.

Workshop produksi ini sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan Sinema Kedung Meng Desa-Desa, nantinya akan disusul dengan kegiatan produksi film yang juga di dampingi CLC Purbalingga dan juga pemutaran perdana film dengan bekeliling desa di Kebumen. 

‘Pemutaran film menjadi sangat penting bagi kami, karena selain sebagai ruang apresiasi, juga sebagai  referensi pembuat film di Kebumen. Saya mencatat di Kebumen tiap tahun ada 10 film yang diproduksi semenjak tahun 2012, artinya sudah hampir 60an film hingga menjelang akhir tahun ini dan mungkin saja lebih’ ujar Puput.





Baca juga