Beranda    /    Kabar    /    CLC di Program Prakerin Sangkanparan

Kabar

CLC di Program Prakerin Sangkanparan

Oleh: Admin
8 Oktober 2017

Tahun 2017 ini, Sangkanparan Cilacap kembali mengadakan Program Prakerin yang melibatkan peserta sebanyak 22 pelajar dari 4 sekolah, yaitu SMKN1 Cilacap, SMKN1 Kebumen, SMKN 1 Karanggayam dan SMK Muhammadiyah Majenang. Program Prakerin ini sendiri diadakan Sangkanparan sejak tahun 2008, dan setiap tahun selalu diminati oleh banyak pelajar dari wilayah Cilacap, Kebumen, bahkan Pekalongan. Hal ini dikarenakan semakin menjamurnya SMK jurusan multimedia yang membutuhkan tempat prakerin yang bisa mengarahkan siswanya untuk lebih fokus mempelajari kemampuan di bidang multimedia, utamanya dalam bidang film pendek.

Ditahun ini, penyelenggaraan Program Prakerin periode Juli - Oktober dibantu oleh Pusat Pengembangan Film (Pusbangfilm) Kemendikbud RI, sehingga Sangkanparan berinisiatif untuk mengundang narasumber dari luar Cilacap sebagai pemateri workshop. Nur Muhammad Iskandar dari CLC Purbalingga, Adrian Jonathan Pasaribu dan Avicenna Raksa Santana, keduanya dari Cinema Poetica, diundang oleh Sangkanparan untuk menjadi narasumber di Program Prakerin.

Workshop yang diadakan dari tanggal 24 – 27 Agustus 2017 ini terbagi menjadi 5 kelas dengan narasumber masing - masing, yaitu Penulisan (Adrian Jonathan Pasaribu dan Avicenna Raksa Santana), Manajemen, Produksi (Insan Indah Pribadi), Penyutradaraan (Nur Hidayatul Fitria), Tata Kamera (Teguh Rusmadi) dan Tata Gambar (Nur Muhammad Iskandar).

“Program Prakerin di sini sudah tertata setiap tahunnya, jadi peserta prakerin sudah saya siapkan selama disini harus melakukan apa saja, semacam ada silabusnya. Jadi nanti output peserta setelah selesai prakerin disini jelas” kata Insan Indah Pribadi, pendiri sekaligus presiden Sangkanparan.

Dengan hadirnya Cinema Poetica, Insan berharap hal tersebut dapat menjadi pemantik peserta agar lebih produktif dalam menulis skenario film. Adrian mengungkapkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan pembuat film adalah menonton film, karena berkaitan dengan referensi. Selain itu juga disampaikan materi menulis ide, premis dan juga menentukan bagaimana alur film bercerita.

Sedangkan diundangnya CLC Purbalingga merupakan suatu hal yang sudah biasa Sangkanparan lakukan setiap tahun. Nur Muhammad Iskandar, punggawa CLC Purbalingga yang mengisi materi Tata Gambar mengatakan, bahwa persoalan penting tapi sering diremehkan oleh orang yang baru belajar menata gambar adalah manajemen folder yang masih tidak rapi

“Dengan bergabungnya kami di Jaringan Kerja Film Banyumas (JKFB), Sangkanparan dan CLC Purbalingga jadi lebih mudah untuk bekerjasama. Jika kami sedang membutuhkan bantuan, baik itu alat maupun SDM, teman – teman CLC Purbalingga siap membantu, begitupun sebaliknya. Hal seperti ini sudah kami jalankan mungkin dari 10 tahun yang lalu” imbuh bapak beranak dua ini, jelas Insan Indah Pribadi.

Program Prakerin periode ini sendiri akan terus berlangsung hingga bulan Oktober 2017.





Baca juga